ANALISIS DIAMOND STRATEGY FRAMEWORK DALAM PENGEMBANGAN UMKM: STUDI KASUS PADA AYAM GEPREK FARHAN DI BANDAR LAMPUNG
Published 2025-12-30
Keywords
- Diamond Strategy Framework,
- Pengembangan Usaha,
- UMKM
Abstract
UMKM di bidang kuliner berkontribusi signifikan terhadap perkembangan ekonomi lokal, teemasuk di Bandar Lampung yang dikenal dengan persaingan bisnis makanan siap saji yang sangat dinamis. Salah satu varian kuliner yang menunjukkan pertumbuhan cepat adalah ayam geprek. Ayam geprek menunjukkan pertumbuhan yang cepat karena berhasil menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, karyawan, dan penduduk setempat karena ayam geprek memiliki sambal yang pedas unik dan juga harga yang terjangkau. Pelaku UMKM harus mengadopsi pendekatan pengembangan yang efisien guna mempertahankan eksistensi serta mencapai ekspansi untuk usahanya karena persaingan yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan UMKM ayam geprek di Bandar Lampung dengan menggunakan pendekatan Diamond Strategy Framework sebagai kerangka analisis utama. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif melalui studi kasus, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, pengamatan lapangan, dan pengumpulan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang kompetisi UMKM ayam geprek meliputi segmen mahasiswa, karyawan, dan masyarakat setempat, yang didukung oleh pemasaran lokal serta layanan antar digital. Pemasaran melalui platform media sosial dan aplikasi pesan antar makanan efektif dalam memperluas cakupan pasar. Faktor keunggulan bersaing utama mencakup citarasa, harga kompetitif, dan kecepatan pelayanan. Langkah strategis mencakup variasi produk, peningkatan standar layanan, dan potensi perluasan usaha. Dari segi finansial, keuntungan UMKM sangat bergantung pada jumlah transaksi, penghematan biaya, dan efisiensi operasional. Secara umum, Diamond Strategy Framework terbukti efektif dalam merancang arah perkembangan UMKM ayam geprek serta memberikan kontribusi pada studi manajemen strategis yang fokus pada bisnis kuliner.